header image
 

Art Ensemble Of The World - Accoustic Vol. 1

accoustic1.jpgMedium: Musik
Artis: Art Ensemble Of The World
Album: Accoustic Vol. 1
Jumlah Lagu: 13
Tahun: 2006

Musim penghujan mulai datang. Biasanya setiap petang Om berkendara pulang kantor ditemani hujan. Dan untuk menghormati hujan, Om lebih suka mendengarkan musik lembut, kalau bisa permainan akustik. Meski suara hujan mengaburkan suara musik dari stereo, tetapi musik akustik memberikan hal lain: kehangatan yang datang dari kesederhanaan, kebeningan yang jauh dari distorsi, keakraban seolah kita bermain musik sama-sama.

Album dari Art Ensemble Of The World keluaran 2006 ini berisikan nomor-nomor populer yang dimainkan ulang dengan style akustik. Nyaris semua nomor dalam album ini adalah nomor yang akrab di telinga penikmat musik. Para artis di Art Ensemble Of The World mencoba mengakustikan berbagai gaya musik, mulai dari R&B, rap, dance, reggae dan tentu saja pop. Hasilnya?

Daftar Lagu

Everybody’s Changing. Nomor dari Keane ini dimainkan dengan gaya bossa ringan, jadi andalan utama album ini. Vokal Marian Dacal terdengar mesra sekali. I like her voice. Nomor romantic sebagai teman gerimis.

Crazy In Love. Siapa yang tak kenal Beyonce, Crazy In Love dan goyangannya yang hot di video clip? Tak perlu menggetarkan dada dan bokong, lagu ini dimainkan jauh lebih lembut tapi jangan kuatir anda masih bisa goyang-goyang kecil. Asyik, nomor yang asyik.

Ain’t Got No (I Got Life). Lagu lawas dari penyanyi jazz, Nina Simone. Dibuka petikan gitar dengan sedikit distorsi, vokal oleh Audrey Nicolas yang tak kalah menarik dibanding Marian Dacal, iringan solo gitar akustik. Pilihan musik dan vokal pas untuk lagu Ain’t Got No

Tripping. Nomor mutakhirnya Robbie Williams. Musik diaransemen dengan tetap mempertahankan gaya reggae sebagaimana aslinya, namun dengan ritme yang lebih lembut dan hangat. Dan, lebih akustik tentu saja.

Hey Ya. Kalau anda terbiasa jingkrak-jingkrak dengan kecepatan tinggi bersama Outkast, kali ini silakan duduk manis, dan goyangkan kaki atau kepala ringan. Ada nuansa swing lembut, blues ringan, drum, bass dan permainan harmonika yang jitu.

You’re Beautiful. Nomor milik James Blunt ini memang sudah manis dari sononya, dan terdengar lebih manis lagi dengan petikan gitar akustik, aransemen yang minimalistik, dan vokal Audrey Nicolas yang powerfull tapi tetap lembut. I like this song most.

It’s Raining Again. Mentang-mentang nomor milik Supertramp berjudul It’s Raining Again, lantas sepanjang lagu dipenuhi efek suara hujan. Cukuplah diletakkan di awal dan akhir lagu. But, anyway inilah nomor paling cheerfull sepanjang album.

Self Control. Wow, thanks for listing this song. Benar, ini lagunya Laura Branigan dari jaman Om SMA di pertengahan 80-an dulu. Dinyanyikan oleh Marian Dacal (vokalnya mesra banget) dengan iringan solo gitar akustik yang petikan ringan yang tetap asyik untuk goyang-goyang ringan. Surprise track.

Starman. Mari bernostalgia dengan Starman-nya David Bowie. Nomor yang biasa saja, kecuali vokal dari Odette Telleria.

This Love. Menurut Om, nomor Maroon 5 ini tak perlu masuk dalam list. Alasan utamanya, Maroon 5 sendiri sudah memainkan nomor This Love ini secara akustik, dan jauh lebih menarik. But, dengan female vocal dari Marian Dacal, why not?

All The Thing She Said. Akhirnya ada male vocal di album ini, dari Pol Rossignani, untuk All The Thing She Saidnya Tatu. Nomor yang agak garang, dan sedikit melenceng dari niatan akustik karena electric gitar mencuri permainan.

Never Leave You. Nomor dari Lumidee ini pernah begitu ngetop beberapa tahun lalu, kemudian kemana Lumidee? Dia datang lagi tetapi lewat Audrey Nicolas.

Don’t Phunk With My Heart. Lagi-lagi Marian Dacal memamerkan suara sexy basahnya untuk nomor Black Eyed Peas dengan iringan gitar akustik.

Album

Dari segi komersialitas, album ini aman-aman saja. Semua nomor yang diremake adalah nomor-nomor hits yang sudah terlalu mudah dikenal pemirsa. Selain memainkan nomor-nomor mutakhir, para artis juga melintasi generasi 80-an dengan nomor Self Controlnya Laura Branigan, bahkan jauh sebelum itu dengan Ain’t Got No (I Got Life)-nya Nina Simone.

Dari segi musik, pilihan aransemen, style dan vokal, album ini cukup memenuhi apa yang Om harapkan dari suguhan musik akustik: hangat, sederhana, tanpa distorsi, enjoyable, cheerfull, seperti mendengarkan kawan-kawan sendiri bermain, dan di luar sana hujan turun rintik-rintik… Sedap!

Om Ale
16 Desember 2006

***

Archived Posts:
Music: Foo Fighters - Skin And Bones
Music: Sol Project - Indonesia, Le Nueva Inspiracion
Books: Nyoman S. Pendit - Mahabharata
Work: Customer Focus, Customer Yang Mana?

~ oleh leojuliawan di/pada 16 Desember 2006.

2 Tanggapan to “Art Ensemble Of The World - Accoustic Vol. 1”

  1. that’s a cool review about the album

  2. Wow, great review! Saya dapat album ini ketika liputan acara di radio Female, Ramadhan 2006 yang lalu. Vocal Marian Dacal di nomor awal album ini pas banget seperti review Anda. Mesra dan hangat. Audrey juga membuat album ini makin menggigit. Kalau pagi hari, album ini selalu memberi saya semangat untuk mengalawi aktivitas dengan semangat riang gembira. Thank’s alot for your review!

Tinggalkan Balasan